Rabu
(8/2/2012), puluhan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN)
Ponorogo mengelar demo di kampusnya. Demo sempat ricuh lantaran
mahasiswa memaksa masuk kantor rektorat. Mereka terlibat aksi saling
dorong dengan petugas keamanan kampus, hingga memecahkan kaca pintu
ruang rektorat. Kericuhan tersebut dipicu oleh pihak rektorat yang tidak
mau menemui mahasiswa yang telah melakukan orasi lebih dari satu jam.
Syah Muhamad, Korlap aksi mengatakan, dalam ketentuan kampus setiap
UKM akan mendapat uang pembinaan dari kampus sebesar Rp 1 juta setiap
semester. Namun kenyataannya sejak beberapa semester terakhir ini, uang
tersebut tidak kunjung cair.
“Uang pembinaan UKM itu kan hak mahasiswa tapi nyatanya hingga saat
ini uang tersebut tidak juga diberikan. Karena itu kami mendesar
transparansi kemana uang kami itu dan uang tersebut harus segera di
cairkan,” ujarnya.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa juga mengumpulkan uang koin dan
menyerahkannyan ke pihak rektorat, hal tersebut sebagai simbol miskinnya
rektorat kampus yang tidak bisa memberikan uang yang menjadi hak dari
mahasiswa.
Keribuatan tersebut akhirnya bisa diredam setelah Maryam Yusuf,
Kepala STAIN Ponorogo, keluar dan berdialog dengan mahasiswa. “Dana
tersebut memang masih belum bisa dicairkan saat ini. Tapi segera akan
dicairkan,” ujarnya
MAHASISWA STAIN DEMO REKTOR
22.03 |
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 komentar:
Posting Komentar